• put your amazing slogan here!

    Translate

    keajaiban do'a


    entah apa yang terjadi dengan saya. saya termasuk orang yang malas belajar, apalagi menghafal. padahal saat saya masih duduk di bangku SD dari pagi hingga sore saya bisa duduk di bangku yang sama untuk menghafal. saat anak anak lain bermain saya enggan bermain sebelum tarjet hafalanku terpenuhi.

    mulai SMP saya tetap menduduki rengking 3 besar, dari kelas 1 sampai ahir kelas 3, kecuali ujian ahir. di ujian ahir nilai saya turun drastis dan ini adalah sejelek jelek nilai, yaitu rengking 10. turunnya rengking saya bukan karena saya tidak bisa belajar, tapi saat itu saya kena demam virus game out. sebuah permainan yang sangat canggih saat itu. bangun tidur saya langsung pegang game out, hingga sama sekali tidak buka buku. orang tua sudah melarang, kakak dan semuanya sudah mengingatkan saya untuk belajar.tapi memang saya tidak bisa di hentikan, itulah segi kelemahan saya saat itu. kalau saya sudah berkehendak apapun saya terjang

    hari terus berganti, hingga saatnya saya menduduki di bangku kuliah. kondisi saya kini tidak seperti SD, entah mengapa saya kini susah menghafal. perkembangan teknologi sudah meracuni saya, adanya HP, playstation, dan berbagai permainan lain. saya sering bolos kuliah, saya juga tidak pernah mencatat mata kuliah, dan yang lebih parah lagi pergaulan yang sungguh di luar batas.

    saya sadar kondisi saya, nilai saya selalu C,itupun sudah mengikuti remidi. sudah sering bolos, bodoh, tidak punya catatan dan nilai selalu paling rendah. saat ujian saya mendapatkan jatah seputar gangguan jiwa. sudah pasti mata kuliah ini mengharuskan saya harus siap dengan hafalan dosis tinggi. hampir setiap minggu saya belajar tapi selalu gagal. bahkan saat teman teman semua sudah mahir saya tetap saja kurang bisa menguasai pelajaran.

    bersamaan dengan menjelang ujian ternyata ibu saya berangkat ke tanah suci untuk haji, dan disana ibu saya mendoakan saya agar saya dapat rengking 1 di kampus, bahkan paling pintar di kampus.
    setelah ibu bercerita seperti itu ke saya, saya langsung tertawa dalam hati. hatiku berkata "bagaimana mungkin saya dapat rengking 1, misal sudah lulus saja saya sudah bersyukur sekali". 

    sehari sebelum ujian saya masih belum bisa menguasai materi, tapi hati saya seperti tenang tenang aja, teman teman yang sudah mahir masih kalang kabut melatih persiapan sebaik mungkin. ahirnya jatuhlah hari yang menegangkan, yaitu hari untuk ujian.

    saat itu dalam undian saya mendapati teori yang paling sulit dari teori teori yang ada. mendengar tugas saya terlalu berat, para dosen seperti panik dan taku jangan jangan saya tidak lulus. begitu juga dengan teman teman, tapi saya tetap tenang.

    ahirnya ujian berlangsung juga. ya, ada sebuah keajaiban dahsyat yang saya rasakan. saya bisa meenyelesaikan soal ujian dalam 3 menit. saya juga bingung bagaimana ini bisa terjadi. untuk normalnya ujian ditempuh dalam minimal 25 menit

    ke esokan harinya saya berangkat kuliah seperti hari hari sebelumnya, saat itu saya berangkat siang siangan karena bagi saya sudah ujian dan tidak ada mata kuliah lagi, jadi buat apa saya datang seperti jam jam sebelum ujian. saat saya datang ternyata banyak teman teman di halaman kampus semua tersenyum sama saya, sebagaian mereka menyambut saya, bersalaman salaman dan mengucapkan selamat. saya tidak paham dengan tingkah mereka, saya pikir mungkin sudah ada informasi yang telah terlewatkan olehku, saya juga berfikir suda apakah mereka semua sedang ngerjain saya.

    semua orang disitu memberi ucapan selamat buatku termasuk para dosen. kepada teman baik saya, saya bertanya "ini ada apa sih?, saya tidak tau??". teman saya malah kaget dan bilang "ha.... kamu pura pura ngga tau apa gimana??". saya jawab "suer saya ngga tau, ada apaan sih ini, kok teman teman semua jadi aneh kaya gini". teman saya menjawab pertanyaanku "kamu mendapat nilai tertinggi di ujian kemarin". mendengar ucapan teman saya, saya langsung tertawa dan bilang "ah kamu menghayal, bisa lulus aja aku udah syukur".

    banyaknya ucapan selamat membuat hati saya penuh tanda tanya, dan ahirnya berkumpul semua mahasiswa di aula. dan saya benar benar terkejut ketika dosen mengucapkan "saya ucapkan selamat buat mas amin yang berhasil mendapatkan nilai tertinggi di uji komprehensif kemarin".saya benar benar  kaget dan 100% masih tidak percaya. tapi sekian dosen banyak yang mengucapkan selamat buat saya, ahirnya saya sadar ternyata do'a ibu di tanah suci telah di kabulkan oleh Alloh swt.

    dari kisah itu saya bisa mengambil hikmah, ternyata doa ibu adalah mustajab. saya yakin penuh akan keajaiban doa, apalagi saat berdoa di tanah suci.

    sebenarnya saya minta 1 doa sama ibu, yaitu supaya saya di matikan dalam keadaan mati sebagai syuhada. saya tidak minta lain lain. ternyata disana ibu tidak lupa, yang pertama ibu mendoakan supaya saya di matikan dalam keadaan sahid entah kapanpun dan dimanapun. dan doa yang kedua supaya saya jadi orang paling pintar di kampus.

    ya!. ibu mendoakan itu buat saya (doa yang sangat kusus). doa ke 2 telah terkabul, kini harapan saya adalah semoga Alloh mengabulkan doa yang pertama. yaitu mati sahid.


    kesimpulannya, sungguh doa adalah senjata kaum muslim yang paling ampuh. doa ibarat pedang yang tak pernah tumpul dan ibarat kapal yang tak pernah kandas. jangan pernah merasa cape untuk berdoa, jangan menyalah gunakan doa karena doa itu suci kalau di salahkan bisa berbalik

    semoga bermanfaat.............

    0 comments:

     

    Blogger news

    About

    Blogroll