• put your amazing slogan here!

    Translate

    hadiah sedekah


    assalamu'alaikum warohmatulloh wabarokatuh


    sepenggal kisah ini saya persembahkan buat pembaca semua,baik muslim maupun non muslim, saya menyadari betapa lemahnya diri ini, maka dengan kisah nyata ini semoga Alloh SWT berkenan memberikan kabaikan yang tak terhingga dan semoga Alloh berkenan memaafkan serta meninggikan derajat dunia dan ahirat khususnya buat saya, keluarga, family, dan semua para pembaca.

    saat itu saya adalah seorang pengangguran, saya merasakan betapa susahnya mencari uang, bahkan dalam seminggu sering tidak mendapatkan uang sama sekali meski hanya Rp500 saja. tapi apa boleh buat, usaha harus aku jalani untuk sebuah harapan, yaitu membelikan susu buat anak.

    suatu hari saya menjumpai musim penghujan, dimusim itu saya sering menghentikan perjalanan sebagai penjual obat herbal untuk berteduh hingga hujan reda. sehingga waktu saya tidak maksimal, sering terbuang sia sia, hingga saya mempunyai tekad bulat untuk membeli jas hujan.

    hari demi hari, minggu berganti minggu, saya dengan tekun mengumpulkan uang untuk membeli jas hujan. hingga saatnya untuk mencari model yang saya suka. dengan senangnya saya berkeliling toko mencari jas hujan yang sudah saya idam idamkan, tapi ternyata total uang saya tidak mencukupi untuk membeli jas hujan. lagi lagi saya hanya bisa menarik nafas panjang, saya putuskan untuk mengumpulkan uang lagi sampai dapat jas hujan.

    dalam kondisi cape, lelah dan sedih saya mengarahkan motor saya yang sudah tua ke masjid untuk sholat jum'at, memang kebetulan saat itu sudah jam 11. baru saja saya duduk, mendekat seorang pemuda duduk di samping kiri saya. saya perhatikan dia lebih lelah dari saya, saya lihat dia lebih lemas dari saya, seperti ada yang mau disampaikan ke saya tapi seperti malu malu. ahirnya terjadi obrolan antara saya dan pemuda tersebut. awalnya dia tidak mau bercerita, tapi ahirnya ia bercerita juga setelah sholat jum'at.

    tutur pemuda tadi, ia habis kecopetan. dalam dompet ada uang tunai untuk bekal ke perjalanan, ada KTP, ATM dan surat surat berharga lainnya. sementara erjalanan masih jauh.buat makan dan setengah perjalanan ia telah menjual hp, namun hp hanya bisa di jual murah. kini semua bekal sudah habis. pemuda tadi sengaja tidak telpon atau sms keluarga, soalnya ia di suruh pulang berhubung keluarganya ada yang meninggal. seandainya ia menghabarkan kondisinya tentulah membuat makin resah keluarga.

    cerita pemuda itu menggerakan hati saya, saya tidak mau pikir panjang, saya berikan semua uang saya untuknya. karena saya yakin betul kalau dia benar benar berkata jujur.dia juga memaksa saya untuk memberikan alamat atau no hp, tapi saya menolak, saya bilang "mas, saya hanya berharap tolong doakan saya, semoga Alloh memudahkan segala urusanku, ini iklas buat mas, semoga bisa membantu".

    ketika saya hendak pulang, mata pemuda tersebut seperti berkaca kaca, wajah bahagia jelas terpancar dari wajahnya. saya merasa kalau saya telah memberikan sesuatu yang tepat kepada yang lebih berhak. saya cukup senang dan puas, tapi dalam hati yang paling dalam saya menangis sejadi jadinya. hati berkata "ya Alloh, sampai kapan saya bisa membeli jas hujan. tidak ada pendapatan, tidak ada modal buat usaha. saya bisa mendapatkan uang itupun dalam waktu yang lama. dan kini dalam hitungan menit saya serahkan buat hamba-MU yang sedang membutuhkan. ya Alloh, gantilah uang saya".

    dalam perjalanan mengendarai sepeda motor berkali kali saya meneteskan air mata, peraaan ini begitu susah untuk saya terima. tapi saya yakin,akan ada keajaiban sedekah, entah itu kapan, tapi saya yakin bahwa janji Alloh itu pasti.

    sehari setelahnya saya mengendarai motor untuk panggilan pijat refleksi di pedesaan. di situ ternyata turun gerimis, tapi untungnya saya sudah dekat dengan lokasi yang saya tuju, jadi saya tidak kawatir akan waktu yang mulur. tapi perasaan ingin memiliki jas hujan tetap ada, bahkan sambil mengendarai motor saya melamun, banyak pertanyaan yang saya anggap rumit. bagaimana kalau mau pulang hujan lebat, bagaimana kalau saya ngga bisa ngumpulin uang buat beli jas hujan, dan pertanyaan lain.......

    karena saya sedang melamun saya tidak konsen dengan perjalanan. tau tau saya melihat ada batu hitam di depan saya, batu itu lumayan besar, sementara jarak dengan roda motor saya hanya sekitar 2 meter. karena saya terkejut saya tidak bisa menghindar untuk tidak menabrak batu tersebut. kaki kanan saya menabrak batu hitam tersebut, tapi ternyata itu bukan batu, itu adalah bungkusan plastik hitam. di luar dugaan saya, tangan kanan saya langsung menyahut bungkusan plastik tersebut tanpa motor berhenti dulu. itu terjadi karena saya panik, dan saya juga tidak tau kenapa saya kok bisa reflek seperti itu.

    setelah motor berhenti saya buka bungkusan plastik hitam tersebut, ternyata isinya adalah jas hujan. saya benar benar terkejut, saya melihat jauh kedepan ternyata tak ada orang satupun. kalau ada akan saya kejar dan akan saya kembalikan, siapa tau ini miliknya. saya melihat jauh ke belakang juga tak ada. ahirnya saya melihat tepat di kiri saya ada ibu ibu berdiri, saya berhenti dan menanyakan "maaf bu, ini ada jas hujan saya temukan di situ, punya siapa ya?". malah ibu tersebut heran dan berkata "saya dari tadi tidak melihat apa apa di situ, saya kan disini tari tadi, juga ngga ada orang lewat kok, kalau ada pasti saya sudah melihatnya". saran ibu tersebut, "ambil saja jas hujan tersebut, itu hakmu, emang kalau mau di balikin mau di balikin kemana??". ahirnya saya pakai jas hujan tersebut.

    sehabis saya memijat undangan saya, saya pulang langsung menggunakan jas hujan tersebut karena masih gerimis, kemudian kian lebat dan lebat. saya menikmati betapa bahagianya memiliki jas hujan, apalagi dengan cara yang luar biasa. saya merasa seperti mendapatkan oleh oleh dari Alloh langsung.apalagi jas hujan tersebut adalah barang diatas impianku. awalnya aku ingin membeli jas hujan yang dibuat dari bahan seperti itu, namun karena terlalu mahal,ku hapus keinginan untuk memiliki jas hujan dengan bahan tersebut, aku pilih yang standar aja.

    ini buat gambaran, apapun yang namanya sedekah pastilah tidak akan merugikan kita, bahkan kita akan menerima buah manis sedekah. karena saya tak selelu memiliki uang buat sedekah, jadi saya sedekahkan tulisan ini, semoga bermanfaat.buat pembaca yang budiman, saya minta doanya selalu semoga saya bisa mempersembahkan yang terbaik buat dunia lewat dunia maya ini, semoga Alloh selalu memberikan yang terbaik buat kita semua.

    wssalamu'alaikum warohmatulloh wabarokatuh


    donate

    0 comments:

     

    Blogger news

    About

    Blogroll