• put your amazing slogan here!

    Translate

    kisah cinta sang ibu terhadap anaknya



    17 juli 2006 adalah sejarah duka untuk pengandaran dan sekitarnya. tidak terkecuali didaerah saya, yaitu widarapayung, cilacap. saya menyaksikan betapa kerusakan dan menurut cerita korban yang tewas lumayan banyak. diantara sekian kejadian, ada satu yang mengenang di hati saya. cerita ini saya dapatkan dari salah satu warga yang mendengar kabar duka dari desa sebelah.
    saat itu ada seorang ibu bersama 2 anaknya sedang mencari kepiting di laut. sang ibu berjalan jalan sambil memegang cangkul, sementara kedua anaknya yang berumur 2 tahun ikut berjalan di belakang ibunya. mereka selalu berjalan bertiga. sambil tersenyum dan bermain main.tampak kebahagiaan dan kedamaian pada ke2 saudara kembar tersebut.hingga anak berjalan ke tepi air,ibu tidak takut, karena saudara kembar tersebut tidak pernah pergi jauh dari jangkauan ibunya.
    saat itu terjadi keanehan. air laut seperti surut,kepiting pun mulai tampak banyak. dengan senangnya sang ibu berlari kesana kemari untuk menangkap kepiting tersebut. hingga terjadi diluar dugaan sang ibu. tiba tiba gelombang air laut yang cukup tinggi datang dengan cepatnya. begitu ibu mengetahui gelombang laut,sang ibu berlari kearah selatan dimana sang anak bermain main lebih dekat dengan gelombang tersebut. begitu ibu mendapatkan ke dua anaknya, sang ibu mendekap erat anaknya, dan ternyata gelombang pasang tersebut lebih cepat gerakannya dari pada gerakan sang ibu. ahirnya ibu dan kedua anaknya tersapu dan di gulung oleh gelombang tersebut. saat itu ibu tetap mempertahankan dekapannya terhadap anaknya,dan tangannya mendekap dengan erat dan sangat erat.
    tapi setelah gelombang laut menggulung ibu dan kedua anak tersebut, alhamdulillah sang ibu selamat. sang ibu tetap mendekap dan memegang dengan erat. dalam kondisi setengah sadar, ibu yakin bahwa anaknya semua selamat. tapi begitu ibu membuka matanya, ternyata yang di gambarkan sebelumnya tidak sesuai yang di harapkan. karena ibu tersebut hanya memegang ke 2 bajunya saja.tangan kanan dan tangan kiri masing masing masih memegang baju anaknya, sementara ke 2 anaknya lepas entah kemana. betapa sedih perasaan si ibu malang tersebut. hingga hari hari setelah sunami selesai, ke dua anaknya tetap tidak tertemukan.mungkin hilang di telan lautan luas.
    itu adalah gambaran kasih ibu. dalam kondisi di gulung gelombang sunami,ia tetap berfikir harus menyelamatkan anaknya walau apapun yang terjadi. bahkan dalam kondisi setengah tidak sadar, tangan tetap masih memegang erat yang dikiranya anaknya, meski itu semua berahir dengan duka. tapi setidaknya, itulah ibu.

    0 comments:

     

    Blogger news

    About

    Blogroll